Senin, 24 Maret 2014

Harmonisasi alam Semesta


MEMBUKA RAHASIA GEDUNG MANUSIA

Berbagai hal dan berbagai macam cara manusia selalu berusaha mengenal manusia yang lainya melalui mediasi pembelajaran ilmu Psikologi – akan tetapi semakin mendalaminya semakin tinggi pula rasa keputus-asaan nya….
Beberapa tahun belakang ini di Amerika Serikat, terjadi hal yang sangat dramatis, yaitu banyak psikiater yang mengalami prustasi dan pada akhirnya bunuh diri….
Mengapa hal ini bisa terjadi…
Kompleksitas yang ada pada diri manusia bagaikan mempelajari alam semesta, yang tidak memiliki batas dan satu sama lain saling terkait.
Berbagai rasa pada detik yang sama berbarengan mencuat dan bercampur hinggasulit untuk dipisahkan rasa yang telah menjadi satu, yang dapat menimbulkan kondisi sulit untuk dikendalikan. karena pada kondisi ini manusia sulit sekali untuk memilahnya padahal rasa tersebut terkadang timbul pada tempat yang berbeda di dalam dada ini, yang terkadang mencuat dalam pemikiran pada tempat yang berbeda pula, tapi yang dapat dirasakan hanya satu tempat dan hanya satu rasa berkecamuk didalam dada dengan mengekspresikannya pada wajah.
Ada rasa milik dari jasad dan ada rasa milik dari ruh (secara mudahnya disebut rasa jiwa), bagaimana dapat mendeteksi rasa yang timbul dari Jiwa, apalagi jiwa itu sedang sakit, yang dapat menyebabkan jasad ini sakit pula. kalau sudah demikian dokter internis akan bingung mendiagnose penyakit yang diderita oleh manusia.
Sesungguhnya manusia secara Dhohir memiliki 7 lapis yaitu Bulu, Kulit, Daging, Darah, Otot, Tulang dan Sum-sum. jika di jabarkan di alam semesta ada 7 Bumi, ada 7 lapis langit, ada 7 tata surya, ada 7 lapisan atmosphere, dan ada 7 lapisan bumi, dan mengapa ada 7 hari?
Dan sesungguhnya manusia secara Bathin ada 7 lapis dari Rupa hingga Ruh. Subhanalloh.. Allohu Akbar..
Untuk tahap awal kita akan bahas secara Dhohir, yang selalu membuat manusia sulit memahami dirinya sendiri.
Sebagai Contoh :
1. Dialam semesta terdapat aliran benda-benda angkasa bagaikan sungai yang telah ditetapkan alur dan arahnya,
2. di atmosphere bumi angin bergerak sesuai alur yang telah ditetapkan,
3. dimuka bumi air bergerak sesuai alur yang telah ditetapkan.
4. Di dalam lautan ada aliran air yang alurnya telah ditetapkan.
5. Di dalam Bumi ada aliran air yang mengalir sesuai dengan alur yang telah ditetapkan
Begitu pula dengan manusia, secara syariat dan hakekatnya sama,
Secara Syari’at darah mengalir dari hulu (Jantung) kehilir (Pori-pori)
Secara Hakekat pun demikian pula mengalirdari Hulu ke hilir dan sebaliknya.
1. dari Hulu (Mata) ke Hilir (Qalbu), dari Hulu (Mulut/Ucapan) ke Hilir (Qalbu), dari Hulu (Telinga) ke Hilir (Qalbu), dari Hulu (Pikiran) ke Hilir (Qalbu), begitu pula sebaliknya,
2. dari Hulu (Qalbu) ke Hilir (Mata), dari Hulu (Qalbu) ke Hilir (Mulut/Ucapan), dari Hulu (Qalbu) ke Hilir (Telinga), dari Hulu (Qalbu) ke Hilir (Pikiran),
Periksa kembali dalam diri anda, maka anda akan mendapati didalam diri terdapat sungai yang membawa kotoran dari mata bermuara ke hati.. demikian pula sebaliknya… dari muara (hati) yang kotor akan memandang segala sesuatunya menjadi kotor.
Contoh diatas hanya bagian yang sangat kecil yang ada pada diri manusia.
Untuk membuka Rahasia Gedung Manusia dibutuhkan Ilmu Hakekat yang cukup Tinggi, agar dapat meyamakan seluruh Makhluk yang berada di alam semesta ini.
Ilmu Hakekat adalah Ilmu Pemahaman secara mikro mengambil intisari kesamaan filosofi dan fungsi, didalam kehidupan sehari-hari difungsikan untuk membaca Ikhtibar dan Tulisan (Ayat-Ayat) Alloh yang tersebar di alam semesta ini.
Fatehah adalah Umul / Pembukaan / Intisari secara mudahnya dapat di artikan sebagai Pembuka Rahasia,
sedangkan An Nas adalah Struktur Kemanusiaan.
Jadi FATEHATUNNAS = Membuka Rahasia Struktur Gedung Manusia.
Banyak hal yang telah dibahas dalam berbagai buku, yang mengupas tentang Struktur Manusia, akan tetapi tidak ada satupun yang tuntas membahasnya. Karena belum didasari oleh Ilmu Hakekat. dan saya yaqin ada beberapa gelintir manusia yang memahami Struktur Gedung Manusia, akan tetapi tidak ingin membahasnya. didepan umum karena alasan yang masuk akal. yaitu Banyak memasuki ke ranah rahasia (Ghaib).
Sunan Giri yang menulis Kitab Asror dan Musoror adalah sangat mengerti betul tentang struktur Gedung Manusia, dan Bahayanya manusia. sehingga dapat memprediksi kejadian yang akan datang.
Karena ketepatan mendudukan keberadaan manusia, maka kedua kitab ini di sadur oleh Ronggo Warsito, dengan disematkan nama Pangeran JOYOBOYO.
STRUKTUR AL FATEHAH
Surat Al Fatehah secara umum adalah Induk dari Kitab Alqur’an… dikatakan bahwa Al Qur’an adalah Universal adalah benar adanya, dan selaras dengan kehidupan ini, dan merupakan Tiang dari Harmonisasi Kehidupan Makhluk manusia dan makhluk lain serta Makhluk Alam semesta ini. dari ketiga makhluk ini maka ditunjuklah manusia sebagai Khalifah untuk menjaga dan menciptakan Harmonisasi Kehidupan ini.
Sadarkah anda bahwa yang membaca tulisan ini adalah Khalifah yang memiliki peran dan fungsi yang telah tertulis pada bagian suratul Fatehah.
Dasarnya “Setelah 40 hari kali 3 dan telah KAMI Sempurnakan bentuknya, maka KU tiupkan sebagian Ruh KU, dan KAMI tuliskan…. (sesuai dengan kehendak KAMI)…
Setiap diri manusia telah dituliskan (ditentukan) pada ketetapan (Qadar pada Qada’ nya) pada kehidupannya yaitu Peran dan Fungsinya, serta Rizki (fasilitas kehidupannya).
Jika anda mengerti apa yang tertulis pada diri anda sendiri, maka anda tidak akan menyia-nyiakan kehidupan ini, dan anda akan fokus untuk meningkatkan peran dan fungsi anda, serta anda akan berdo’a tepat sesuai dengan peran dan fungsinya, dan pastilah doa anda akan dikabul seketika itu pula.
Contoh :
Ada manusia yang peran dan fungsinya sebagai kaki, maka ia akan berdoa kepada ALLOH dengan meminta Sepatu, Kaos kaki dan Sandal yang terbaik, serta celana panjang yang ter bagus.
Tidak lah mungkin Alloh Mengabulkan, kalau dia berdoa minta Jam Tangan Emas, Minta Kalung Emas atau Topi.
Hal ini tidak lah pernah disadari oleh diri anda, sehingga anda akan mengatakan mungkin do’a ini untuk anak cucu anda, bahkan terkadang anda juga menyalahkan Alloh, karena doa anda tidak di ijabah oleh Alloh.
Astaghfirulloh…
Tetapi Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, karena anda belum mengetahui yang sesungguhnya maksud dari Alloh terhadap Anda sendiri yang menyangkut Peran dan Fungsi Anda.
Jangan pernah putus asa mengharapkan Hidayah Alloh untuk mendapatkan Ilmu Hakekat NYA…
Sebelum kita memasuki Struktur Suratul Fatehah, saya akan membahas tentang struktur organisasi Tubuh Manusia.
Disadari atau tidak anda merupakan salah satu dari Peran dan Fungsi dari Struktur Organisasi Tubuh Manusia. Dimanakah Peran dan Fungsi anda?…
Kepala :
Kepala memiliki Mata, Telinga, Hidung, mulut dan Pikiran. Sedangkan Rambut selain sebagai pelindung juga sebagai hiasan (mahkota/ukuran) dari penampilan Kepala.
ada manusia yang peran fungsinya sebagai Kepala, secara Hakekat Kepala sangat sayang sekali dengan seluruh anggota tubuhnya…
Memang Kepala tidak banya berbuat, hanya memberikan perintah sesuai dengan Prosedur dan Ketetapan yang telah di gariskan, akan tetapi terkadang manusia suka berlebihan, karena ini dipengaruhi oleh keinginan diri manusia itu sendiri.
Alloh SWT mengingatkan kepada yang namanya manusia, dengan kalimat “Apakah kamu memikirkan?… “, “Apakah kamu berfikir?…”, “Apakah kamu mengetahui?…”
Tangan:
Memiliki 5 buah jari untuk mencengkram, dan banyak diperbuat oleh tangan dalam kehidupan sehari-hari, tanpa mengenal iri hati terhadap kepala yang tidak memiliki gerakan yang luas. turut, tunduk dan patuh terhadap perintah kepala.
Jika tangan sakit, maka kepala memerintahkan Jantung dan hati untuk mengobati tangan yang terluka.
Tangan memiliki asesoris yang cukup menakjubkan yaitu ada cicin emas, gelang emas dan Jam tangan emas, tapi kepala tidak iri hati dengan asesoris yang dimiliki oleh tangan, kaki pun tidak iri terhadap keberadaan tangan.
Begitu pula dengan peran fungsi yang lainnya. mereka tidak saling iri, peran fungsi ini saling mendukung dalam mencapai hidup dan kehidupan manusia.
Seluruh anggota tubuh baik kepala (sebagai pemimpin) hingga kaki (sebagai bawahan), semua itu ada yang memimpin nya yaitu Qalbu (Sutradara). terkadang manusia lari dari kenyataan ini atau  melepaskan diri dari peran fungsinya,yang pada akhirnya akan terjadi kekacauan seperti sekarang ini terjadi.
Tapi apakah anda mengetahui bahwa Al Fatehah (7 Ayat) itu adalah Inti Peran dan Fungsi Manusia?
Secara garis besarnya pada umumnya Manusia dibagi 7 Peran Fungsi.